Selasa, 15 Desember 2009

Why we must hijaukan bumi?


Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menyelamatkan bumi?
Kalau tidak sekarang, kapan lagi kita menyelamatkan bumi?

tidak ada kata terlambat untuk menyelamatkan bumi!!
SO GO GREEN DAN KIBARKAN SEMANGAT PENGHIJAUAN!!!



kalau kawan sadonyo nio mambaco iko sampai abih klik se lah di siko!!!! “Why we must hijaukan bumi?”  »»

TAU NGAK MONALISABEAN???

Halo kawan-kawan sadonyo,pasti banyak yang belum tau mengenai "monalisa" itu tuh karya fenomenal dari Leonarno da Vinci.Yang wajah dilukisannya dapat berubah-rubah.Berikut ini saya akan mengabarkan penyebabnya, jadi kawan-kawan semua dapat membaca artikel dibawah ini.
OH IYA, DI ARTIKEL GAMBARNYA MONALISABEAN BIAR LEBIH FENOMENAL GITU.JADI JANGAN TERKEJUT YAAAA...

Seulas senyum pada lukisan klasik karya seniman zaman Rennaissans
Italia Leonardo Da Vinci (1452 - 1519) telah mempesona
begitu banyak pencinta karya seni sejak lukisan itu selesai dibuat tahun 1506.
Orang yang pernah melihat lukisan itu secara langsung umumnya selalu
teringat akan pesona senyuman yang kesannya merekah muncul pada saat
orang justru tidak memusatkan tatapan penglihatannya langsung pada
wajah Monalisa. Senyum itu selain mempesona sekaligus misterius bagi
banyak pencita seni dan dianggap memilikinilaitransendental
yang luar biasa. Salah satu orang yang pertama kali terkesan atas
senyuman yang dilukiskan sebagai "memiliki nilai keagungan diluar batas
sosok manusia" ("more divine than human") diungkapan oleh Giorgio
Vasari, seorang kritikus seni dan penulis terkemuka yang hidup di abad XV .
Lukisan sosok Lisa di Antonio Maria Gherardini - nama sebenarnya
Monalisa - kini menjadi salah satu koleksi kebanggaan milik Musee de
Louvre, Paris - Perancis yang merupakan museum kebudayaan yang
terlengkap di dunia.


Untuk memuaskan rasa penasaran akan senyuman Monalisa seorang pakar
neuroscientist dari Universitas Harvard bernama Margaret Livingstone
baru-baru ini telah mengungkapkan kajian ilmiah yang mengungkap rahasia
dibalik senyum Monalisa pada terbitan journal Science No.17. edisi
akhir tahun 2000. Setelah mengkaji dengan seksama lukisan Leonardo Da
Vinci, maka Livingstone meyakinkan bahwa senyuman mempesona yang
terkesan muncul selintas dengan lamat-lamat pada wajah Monalisa terjadi
sebagai efek dari suatu ilusi optik. Dijelaskannya bahwa senyuman itu
dapat tertangkap mata justru pada saat seseorang tidak tengah langsung
memandang kearah bibir Monalisa.
Livingstone menjelaskan teorinya dari sudut struktur sistem visual
manusia berdasarkan keahliannya di bidang visual processing yang
terjadi pada manusia.
Penjelasan berdasar teori struktur sistem visual manusia :
Pada saat seseorang tengah memusatkan pandangan dengan pancaindera
penglihatan atas suatu obyek di alam, sesungguhnya citra yang
dipersepsikan manusia terbentuk dalam 2 area yang dapat dibedakan
secara jelas, yakni daerah pusat pada area bidang pandangan - yang
disebut fovea - yang berciri dapat membedakan warna dan kesan kontras
yang amat tajam. Sedangkan bidang pandang sekeliling diluarnya - atau
peripheral area - mempersepsikan pancaindera penglihatan terhadap citra
hitam putih, bayang dan efek gerak. Citra ("image") suatu benda menjadi
berkesan lebih baur ("blurred") jika pandangan atas peripheral area
terikutkan secara keseluruhan dalam pandangan atas suatu obyek.
Dalam metoda kerja penelitiannya Livingstone melakukan scan atas
reproduksi lukisan Monalisa dan menghilangkan seluruhnya ("filtered
out") segala image bayang dan efek yang terdapat dalam area pandang
peripheral , sehingga akhirnya lukisannya hanya menyisakan citra
rincian kontras dan beda warna seperti yang lazim terlihat dalam area
fovea. Sebagai akibatnya maka pandangan manusia lalu tidak dapat lagi
menangkap adanya senyuman Monalisa. Ketika efek bayang diimbuhkan
kembali pada lukisan persis layaknya sebagaimana pandangan manusia
mempersepsikan pandangan area peripheral, maka dengan segera munculah
kembali senyum Monalisa yang mempesona itu.
Terobosan kajian ilmiah Margaret Livingstone mendapat dukungan dari
ahli sejarah kesenian zaman Renaissans dari Universitas Columbia yang
bernama James Beck. Leonardo Da Vinci sebagai seorang seniman serba
bisa pada masa Renaissans juga dikenal sebagai arsitek , pematung,
selain sebagai inventor ulung yang mendahului pemikiran zamannya.
Menurut berbagai penelitian atas karya-karya arsitektur atau patung
zaman Rennaissans memang banyak yang mengadopsi efek ilusi optik guna
menimbulkan kesan keagungan atau sakral hingga lebih mengesankan setiap
orang yang memandangnya.
Namun bagi sebagian ahli termasuk diantaranya Dr. James Beck tidak
sepenuhnya yakin bahwa seniman zaman Renaissans - termasuk Leonardo Da
Vinci - berkarya dengan sengaja memasukkan unsur efek ilusi optik untuk
membuat lukisannya lebih mempesona. Margaret Livingstone serta James
Beck berpendapat efek tersebut boleh jadi awalnya terlebih dahulu
tercipta dengan tidak sengaja oleh Leonardo Da Vinci.
Diterbitkan di: Januari 23, 2008<


kalau kawan sadonyo nio mambaco iko sampai abih klik se lah di siko!!!! “TAU NGAK MONALISABEAN???”  »»

Sabtu, 21 November 2009

ASAL MULA HANTU DI INDONESIA

pernah ga sich kita mikir kenapa ya nama2 hantu di indonesia terkesan jadul.. genderuwo lah, tuyul, kuntilanak, aspal07 wakakak oh salah ya.. mangap.. kenapa bukan james, edward, jessica kan keren tuh ahahahahha. oke sekarang kita bahas deh.

1. Hantu Sundel Bolong

Sundel bolong dalam mitos hantu Indonesia digambarkan dengan wanita berambut panjang dan bergaun panjang warna putih. Digambarkan pula terdapat bolong di bagian punggung yang sedikit tertutup rambut panjangnya, sehingga organ-organ tubuh bagian perut terlihat. Dimitoskan hantu sundel bolong mati karena diperkosa dan melahirkan anaknya dari dalam kubur. Biasanya sundel bolong juga diceritakan suka mengambil bayi-bayi yang baru saja dilahirkan.
Perwujudan ini sangat kuat digambarkan dalam film horor Indonesia tahuan 80-an dimana banyak diperankan oleh aktris kawakan Suzanna.

2. Genderuwo
Genderuwo adalah makhluk halus yang berwujud manusia bertubuh besar dan kekar dengan rambut lebat menutupi tubuh. Genderuwo terutama dikenal dalam masyarakat di Pulau Jawa (orang Sunda menyebutnya “gandaruwo” dan orang Jawa menyebutnya “gendruwo”). Habitat hunian kegemarannya adalah pohon besar teduh atau sudut-sudut yang lembab dan gelap. Makhluk ini dilaporkan dapat berkomunikasi dengan manusia dan juga bisa menyukai manusia. Cerita-cerita misteri menyebutkan kalau genderuwo dapat mengubah penampakan dirinya mengikuti wujud fisik seseorang. Menurut cerita pula, genderuwo hanyalah berkelamin pria dan dapat menghamili perempuan, bahkan menghasilkan keturunan dari hubungan itu
Asal-usul genderuwo dikatakan berasal dari arwah orang meninggal yang belum mau naik ke akhirat.
Genderuwo tidak dapat dilihat oleh orang biasa tapi pada saat tertentu dia dapat menampakkan dirinya bila merasa terganggu.
Indonesia adalah negara nomor satu yang paling kaya akan suku & budaya, keanekaragaman suku & budaya tersebut melahirkan banyak paham, adat, dan pemahaman yang berbeda-beda, perbedaan itu pula-lah yang membuat indonesia yang juga kerap dikenal dengan nama negara dengan peringkat nomor satu dengan nama keanekaragaman jenis hantu di tiap daerahnya. berikut kisah singkat nama hantu di indonesia

3. Hantu Genderuwo

Genderuwo adalah makhluk halus yang berwujud manusia bertubuh besar dan kekar dengan rambut lebat menutupi tubuh. Genderuwo terutama dikenal dalam masyarakat di Pulau Jawa (orang Sunda menyebutnya “gandaruwo” dan orang Jawa menyebutnya “gendruwo”). Habitat hunian kegemarannya adalah pohon besar teduh atau sudut-sudut yang lembab dan gelap. Makhluk ini dilaporkan dapat berkomunikasi dengan manusia dan juga bisa menyukai manusia. Cerita-cerita misteri menyebutkan kalau genderuwo dapat mengubah penampakan dirinya mengikuti wujud fisik seseorang. Menurut cerita pula, genderuwo hanyalah berkelamin pria dan dapat menghamili perempuan, bahkan menghasilkan keturunan dari hubungan itu.
Asal-usul genderuwo dikatakan berasal dari arwah orang meninggal yang belum mau naik ke akhirat.
Genderuwo tidak dapat dilihat oleh orang biasa tapi pada saat tertentu dia dapat menampakkan dirinya bila merasa terganggu.

4. Hantu Wewegombel

Wewe Gombel adalah sebuah istilah dalam tradisi Jawa yang berarti roh jahat atau hantu yang suka mencuri anak-anak, tapi tidak mencelakainya. Konon anak yang dicuri biasanya anak-anak yang ditelantarkan dan diabaikan oleh orang tuanya. Wewe Gombel biasanya akan menakut-nakuti orang tua si anak atas sikap dan perlakuannya kepada anaknya sampai mereka sadar. bila mereka telah sadar, Wewe Gombel akan mengembalikan anaknya.
Menurut cerita, Wewe Gombel adalah roh dari seorang wanita yang meninggal bunuh diri lantaran dikejar masyarakat karena telah membunuh suaminya. Peristiwa itu terjadi setelah suami dari wanita itu berselingkuh dengan wanita lain. Sang suami melakukan hal itu karena istrinya tak bisa memberikan anak yang sangat diharapkannya. Akhirnya ia dijauhi dan dibenci suaminya lalu dikucilkan sampai menjadi gila dan gembel.
disebut Wewe gombel karena kejadian ini terjadi di daerah Gombel, Semarang. Jika kita berkendaraan dari arah jatingaleh ke arah banyumanik, maka akan terlihat bekas iklan bir bintang. Di situlah konon letak lokasi wewe gombel berada. Beberapa orang menyebutkan bahwa lokasi tersebut adalah lokasi kerajaan hantu. Menurut cerita itu pula, hal itu yang menyebabkan sebuah hotel yang terletak di dalam lokasi bukit gombel menjadi bangkrut.
ciri khas dari wewegombel atau kolong wewe ini adalah bentuk buah dadanya yang besar & menjumbai seperti buah pepaya.

5. Hantu Kuntilanak

Kuntilanak (bahasa Melayu: puntianak, pontianak) adalah hantu yang dipercaya berasal dari perempuan hamil yang meninggal dunia atau wanita yang meninggal karena melahirkan dan anak tersebut belum sempat lahir. Nama “kuntilanak” atau “pontianak” kemungkinan besar berasal dari gabungan kata “bunting” (hamil) dan “anak”.
Kota Pontianak mendapat namanya karena konon Abdurrahman Alkadrie, pendiri Kesultanan Pontianak, diganggu hantu ini ketika akan menentukan tempat pendirian istana.
Dalam folklor Melayu, sosok kuntilanak digambarkan dalam bentuk wanita cantik yang punggungnya berlubang. Kuntilanak digambarkan senang meneror penduduk kampung untuk menuntut balas. Kuntilanak sewaktu muncul selalu diiringi harum bunga kamboja. Konon laki-laki yang tidak berhati-hati bisa dibunuh sesudah kuntilanak berubah wujud menjadi penghisap darah. Kuntilanak juga senang menyantap bayi dan melukai wanita hamil.
Dalam cerita seram dan film horor di televisi Malaysia, kuntilanak digambarkan membunuh mangsa dengan cara menghisap darah di bagian tengkuk, seperti vampir.
Agak berbeda dengan gambaran menurut tradisi Melayu, kuntilanak menurut tradisi Sunda tidak memiliki lubang di punggung dan hanya mengganggu dengan penampakan saja. Jenis yang memiliki lubang di punggung sebagaimana deskripsi di atas disebut sundel bolong. Kuntilanak konon juga menyukai pohon tertentu sebagai tempat “bersemayam”, misalnya waru yang tumbuh condong ke samping (populer disebut “waru doyong”).

Kepercayaan penangkalan

Berdasarkan kepercayaan dan tradisi masyarakat Jawa, kuntilanak tidak akan mengganggu wanita hamil bila wanita tersebut selalu membawa paku, pisau, dan gunting bila bepergian ke mana saja. Hal ini menyebabkan seringnya ditemui kebiasaan meletakkan gunting, jarum dan pisau di dekat tempat tidur bayi.

Menurut kepercayaan masyarakat Melayu, benda tajam seperti paku bisa menangkal serangan kuntilanak. Ketika kuntilanak menyerang, paku ditancapkan di lubang yang ada di belakang leher kuntilanak. Sementara dalam kepercayaan masyarakat Indonesia lainnya, lokasi untuk menancapkan paku bisa bergeser ke bagian atas ubun-ubun kuntilanak.(sumber:MyPulau-Dr.Han)

kalau kawan sadonyo nio mambaco iko sampai abih klik se lah di siko!!!! “ASAL MULA HANTU DI INDONESIA”  »»